India berdiri sebagai pasar mobil terbesar ketiga di dunia, dengan pemerintah secara aktif mendukung adopsi kendaraan listrik (EV) melalui berbagai inisiatif. Untuk meningkatkan pertumbuhan EV, pembentukan stasiun pengisian adalah yang terpenting. Artikel ini menggali proses pengaturan stasiun pengisian EV di India.
Beberapa langkah penting harus dipertimbangkan ketika mendirikan stasiun pengisian EV. Studi kelayakan, yang meliputi faktor -faktor seperti lokasi, catu daya, dan jenis stasiun pengisian daya, sangat penting untuk menentukan kelayakan proyek.
Lokasi dan Kecepatan Pengisian: Aksesibilitas dan kenyamanan adalah faktor kunci dalam memilih lokasi stasiun pengisian EV. Kedekatan dengan jalan raya, pusat komersial, area perumahan, dan tujuan populer sangat penting. Melayani berbagai model EV dengan persyaratan pengisian yang berbeda sangat penting. Stasiun pengisian cepat sesuai dengan jalan raya atau pengisian daya jarak jauh, sementara yang lebih lambat ideal untuk area perumahan atau komersial.
Catu Daya dan Standar Pengisian: Ketersediaan catu daya yang andal sangat penting untuk pemasangan stasiun pengisian daya. Stasiun yang dipilih harus sejajar dengan berbagai EV dan standar pengisian untuk memastikan kompatibilitas.
Memperoleh persetujuan yang diperlukan: Memperoleh persetujuan dari otoritas yang relevan, termasuk dewan listrik negara, perusahaan kota setempat, dan Kementerian Tenaga, sangat penting. Semua izin dan lisensi yang diperlukan harus diamankan sebelum operasi dimulai.
Pengujian dan commissioning: Pasca pemasangan peralatan, termasuk lokasi, standar pengisian, dan mesin, pengujian dan commissioning menyeluruh sangat penting untuk memastikan fungsionalitas yang tepat. Ini melibatkan meneliti catu daya, kecepatan pengisian, dan kompatibilitas dengan berbagai EV.
Jenis dan Standar Stasiun Pengisian EV di India
India mencakup tiga jenis stasiun pengisian mobil listrik: Level 1, Level 2, dan DC Fast Charging. Stasiun Level 1 menggunakan outlet 240 volt standar dan memakan waktu hingga 12 jam untuk mengisi EV. Stasiun Level 2, membutuhkan outlet 380-400 volt, membebankan EV dalam empat hingga enam jam. Stasiun pengisian cepat DC, tercepat, mengisi EV hingga 80% dalam waktu kurang dari satu jam. Biaya pemasangan bervariasi di seluruh jenis ini.
Infrastruktur untuk stasiun pengisian EV di India
Membangun stasiun pengisian EV menuntut infrastruktur yang signifikan, terdiri dari komponen listrik, mekanik, dan teknologi. Ini termasuk transformator, switchgear, kabel, unit distribusi daya, sistem pembayaran, konektivitas jaringan, pemantauan jarak jauh, dan dukungan pelanggan. Ruang parkir yang memadai dengan titik masuk dan keluar yang mulus juga penting.
Insentif pemerintah
Untuk mempercepat adopsi EV, pemerintah India menawarkan beberapa skema:
Ketenaran II: Skema ini memberikan insentif keuangan untuk infrastruktur pengisian EV di tempat -tempat umum, termasuk jalan raya dan tempat parkir.
Pengecualian GST: Stasiun pengisian dan peralatan EV menikmati pembebasan dari Pajak Barang dan Jasa (GST), mengurangi biaya pengaturan.
Subsidi Modal: Pemerintah menawarkan subsidi modal hingga 25% untuk stasiun pengisian EV di kota -kota tertentu.
Kemitraan publik-swasta: Mendorong PPP, pemerintah memfasilitasi investasi sektor swasta dalam pengaturan infrastruktur, sambil memberikan dukungan lahan dan peraturan.
Insentif ini bertujuan untuk mengurangi biaya pengaturan dan menumbuhkan kelayakan finansial untuk stasiun pengisian EV.
Hubungi kami:
Untuk konsultasi dan pertanyaan yang dipersonalisasi tentang solusi pengisian daya kami, silakan hubungi Lesley:
E-mail:sale03@cngreenscience.com
Telepon: 0086 19158819659 (WeChat dan WhatsApp)
Sichuan Green Science & Technology Ltd., Co.
Waktu posting: Mei-08-2024