Profitabilitas stasiun pengisian kendaraan listrik (EV) telah menjadi perhatian penting, yang menimbulkan hambatan bagi potensi investasi industri ini. Temuan terbaru yang dikumpulkan oleh Jalopnik mengungkapkan masalah profitabilitas yang mendesak, yang berdampak pada perluasan infrastruktur pengisian daya dan berpotensi menghambat masa depan industri EV, meskipun investasi besar telah dilakukan hingga saat ini.
Perlambatan Pertumbuhan dan Tantangan Persediaan:
Meskipun para ahli industri memperkirakan lonjakan penjualan kendaraan listrik (EV), laju pertumbuhan aktual justru melambat, yang menyebabkan waktu tunggu inventaris di dealer menjadi lebih lama. Akibatnya, dealer mengevaluasi kembali investasi mereka dalam penjualan EV. Situasi ini kini meluas ke segmen stasiun pengisian daya, karena kekhawatiran akan profitabilitas masih berlanjut.
Tantangan Profitabilitas dan Persaingan yang Semakin Ketat:
Menurut laporan Jalopnik yang berdasarkan wawasan dari The Wall Street Journal, penyedia layanan pengisian daya memperkirakan profitabilitas dapat dicapai dalam waktu sekitar satu tahun. Namun, mereka menghadapi hambatan tambahan: potensi dibukanya jaringan pengisian daya populer Tesla untuk pengemudi lain. Perkembangan ini meningkatkan persaingan dalam industri pengisian daya. Lebih lanjut, tingkat pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat telah melambat, sehingga mengurangi prospek bagi operator stasiun pengisian daya.
Kesulitan Keuangan dan Dampaknya terhadap Pasar:
Tantangan yang dihadapi perusahaan penyedia layanan pengisian daya tercermin dalam harga saham mereka. ChargePoint Holdings mengalami penurunan harga saham yang mengejutkan sebesar 74% tahun ini, jauh di bawah ekspektasi pendapatan awal untuk kuartal ketiga. Blink Charging dan EVgo juga mengalami penurunan signifikan masing-masing sebesar 67% dan 21%. Angka-angka ini menggarisbawahi kesulitan keuangan yang dihadapi penyedia layanan pengisian daya, yang membayangi profitabilitas dan stabilitas pasar mereka.
Tingkat Pemanfaatan dan Kekhawatiran Keandalan:
Salah satu hambatan utama terhadap profitabilitas adalah pemanfaatan stasiun pengisian daya yang tidak memadai. Permintaan yang tidak mencukupi menghambat perolehan pendapatan, memperburuk tantangan profitabilitas. Selain itu, penyedia layanan pengisian daya telah bergulat dengan masalah keandalan, yang menyebabkan hilangnya kepercayaan konsumen. Faktor-faktor ini berkontribusi pada penurunan harga saham dan membatasi potensi ekspansi perusahaan pengisian daya.
Dilema Biaya Stasiun Pengisian Cepat:
Pembangunan stasiun pengisian cepat menghadirkan dilema biaya yang sangat besar. Stasiun pengisian dasar 50 kW dapat menelan biaya hingga $50.000 per tempat parkir, sementara pengisi daya yang lebih cepat untuk model EV terbaru dapat mencapai angka yang mengejutkan, yaitu $200.000 per unit. Memenuhi persyaratan kapasitas membutuhkan setidaknya empat unit pengisian, ditambah dengan konstruksi tambahan dan peningkatan daya, yang berpotensi mencapai hampir $1 juta. Biaya tinggi ini, ditambah dengan pengeluaran energi bulanan, menimbulkan tantangan lebih lanjut terhadap profitabilitas.
Menemukan Jalan yang Berkelanjutan ke Depan:
Untuk mengatasi tantangan profitabilitas, industri pengisian daya kendaraan listrik (EV) harus mencari solusi berkelanjutan. Mencapai keseimbangan antara profitabilitas, keterjangkauan, dan perluasan infrastruktur yang efisien akan sangat penting untuk adopsi EV secara luas. Mengatasi masalah keandalan, mengurangi biaya konstruksi dan operasional, serta mengeksplorasi model bisnis inovatif dapat membantu penyedia layanan pengisian daya menavigasi lanskap persaingan dan memastikan profitabilitas jangka panjang.
Kesimpulan:
Tantangan profitabilitas menghadirkan hambatan besar bagi pertumbuhan dan prospek investasi industri pengisian daya kendaraan listrik (EV). Perlambatan pertumbuhan penjualan EV, tantangan persediaan, persaingan yang semakin ketat, dan kekhawatiran tentang keandalan memperparah masalah ini. Industri ini harus menemukan solusi yang layak untuk meningkatkan profitabilitas sekaligus menyediakan infrastruktur pengisian daya yang terjangkau dan andal. Hanya melalui upaya kolaboratif dan strategi inovatif ekosistem pengisian daya EV dapat berkembang dan mendukung adopsi kendaraan listrik secara luas.
Lesley
Sichuan Green Science & Technology Ltd., Co.
0086 19158819659
Waktu posting: 13 Januari 2024
