Greensense, Mitra Solusi Pengisian Daya Cerdas Anda
  • Lesley:+86 19158819659

  • EMAIL: grsc@cngreenscience.com

pengisi daya EC

berita

Pengisian Daya AC vs DC: Apa Perbedaannya?

Listrik adalah tulang punggung semua kendaraan listrik. Namun, tidak semua listrik memiliki kualitas yang sama. Ada dua jenis arus listrik utama: AC (arus bolak-balik) dan DC (arus searah). Dalam postingan blog ini, kita akan membahas perbedaan antara pengisian daya AC dan DC dan bagaimana pengaruhnya terhadap proses pengisian daya kendaraan listrik. Tetapi sebelum kita membahas detailnya, mari kita klarifikasi sesuatu terlebih dahulu. Arus bolak-balik adalah arus yang berasal dari jaringan listrik (yaitu, stopkontak rumah Anda). Arus searah adalah energi yang tersimpan dalam baterai mobil listrik Anda.

Pengisian daya EV: perbedaan antara AC dan DC

 Daya DC

 Daya DC (arus searah) adalah jenis daya listrik yang mengalir dalam satu arah. Tidak seperti daya AC, yang arahnya berubah-ubah, daya DC mengalir dalam arah yang konstan. Daya ini sering digunakan pada perangkat yang membutuhkan sumber daya yang konstan dan stabil, seperti komputer, televisi, dan ponsel pintar. Daya DC dihasilkan oleh perangkat seperti baterai kendaraan listrik dan panel surya, yang menghasilkan aliran arus listrik yang konstan. Tidak seperti daya AC, yang dapat dengan mudah diubah ke tegangan yang berbeda menggunakan transformator, daya DC membutuhkan proses konversi yang lebih kompleks untuk mengubah tegangannya.

Daya AC

Arus bolak-balik (AC) adalah jenis daya listrik yang arahnya berubah dari waktu ke waktu. Arah tegangan dan arus AC berubah secara periodik, biasanya pada frekuensi 50 atau 60 Hz. Arah arus dan tegangan listrik berbalik secara berkala, itulah sebabnya disebut arus bolak-balik. Listrik AC mengalir melalui saluran listrik dan masuk ke rumah Anda, di mana listrik tersebut dapat diakses melalui stopkontak.

Kelebihan dan kekurangan pengisian daya AC dan DC

 Keunggulan pengisian daya AC:

  1. Aksesibilitas. Pengisian daya AC mudah diakses oleh sebagian besar orang karena dapat dilakukan menggunakan stopkontak listrik standar. Ini berarti pengemudi kendaraan listrik dapat mengisi daya di rumah, tempat kerja, atau tempat umum tanpa peralatan atau infrastruktur khusus.
  2. Keamanan. Pengisian daya AC umumnya dianggap lebih aman daripada metode pengisian daya lainnya karena menghasilkan daya dalam bentuk gelombang sinus, yang cenderung lebih kecil kemungkinannya menyebabkan sengatan listrik dibandingkan bentuk gelombang lainnya.

 

  1. Keterjangkauan. Pengisian daya AC lebih murah daripada metode pengisian daya lainnya karena tidak memerlukan peralatan atau infrastruktur khusus. Hal ini menjadikannya pilihan yang lebih hemat biaya bagi kebanyakan orang.

Kekurangan pengisian daya AC:

  1. Waktu pengisian daya yang lambat.Pengisi daya AC memiliki daya pengisian terbatas dan lebih lambat daripada stasiun DC, yang dapat menjadi kerugian bagi kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian cepat di jalan, seperti yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Waktu pengisian untuk pengisian AC dapat berkisar dari beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung pada kapasitas baterai.

  1. Efisiensi energi.Pengisi daya AC tidak seefisien energi seperti stasiun pengisian daya ultra cepat karena memerlukan transformator untuk mengubah tegangan. Proses konversi ini mengakibatkan kehilangan energi, yang dapat menjadi kerugian bagi mereka yang peduli dengan efisiensi energi.

Apakah arus AC atau DC lebih baik untuk pengisian daya??

Hal ini bergantung pada kebutuhan pengisian daya Anda. Jika Anda berkendara jarak pendek setiap hari, maka pengisian daya rutin menggunakan pengisi daya AC seharusnya sudah cukup. Tetapi jika Anda selalu berada di jalan dan berkendara jarak jauh, pengisian daya DC adalah pilihan yang lebih baik, karena Anda dapat mengisi penuh kendaraan listrik Anda dalam waktu kurang dari satu jam. Perlu diingat bahwa pengisian daya cepat yang sering dapat menyebabkan degradasi baterai karena daya tinggi menghasilkan terlalu banyak panas.

 图 foto6

Apakah kendaraan listrik beroperasi dengan arus AC atau DC?

Kendaraan listrik beroperasi menggunakan arus searah (DC). Baterai pada kendaraan listrik menyimpan energi listrik dalam format DC, dan motor listrik yang menggerakkan kendaraan juga beroperasi menggunakan daya DC. Untuk kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik Anda, lihat koleksi pengisi daya, adaptor, dan lainnya dari Lectron untuk Tesla dan kendaraan listrik J1772.


Waktu posting: 18 Desember 2024